Archive for 2019

Budi Kita


posted by Martinelli Hashim

No comments

Masa remaja memerhati sikap dan cara orang dewasa untuk diikuti.... Perjalanan mencari Qudwah Hassanah dari Rasulullah saw dan mencari panduan dari mereka yang alim lalu ditampalkan dalam hati untuk dicerna dalam kehidupan.
Kitab dijunjung, adat digenggam meneroka jalan yang baik agar tidak bertentangan dengan nilai mulia seorang khalifah Allah yang menaggung amanah.
Masa dewasa memerhati diri agar tiada yang tidak elok untuk anak-anak ikuti nanti. Mata mereka melihat, telinga mereka mendengar dan hati mereka menghadam. Biarlah mereka belajar yang elok dan molek saja dari kita.
Kini diusia senja menggeleng kepala melihat mereka yang bergelar-gelar Profesor, Dato', Dr pendidik anak bangsa bermuamalah secara kasar, beretika sifar dengan orang biasa, mengharapkan orang lain mempertuankan dia ...... budi yang terlalu rendah untuk dimuliakan hatta dengan panggilan 'saudara' atau 'encik' sekalipun ....malanglah anak bangsa yang didik oleh manusia seperti ini.
Duhai anak-anak akhlak buruk itu usah ditiru.
Gelaran sering membawa kepada kesombongan sedangkan ia tiada nilai apa di mata Allah. Yang bergelar atau tidak bergelar akan dipanggil gelaran 'arwah' setelah terpisah nyawa dari badan.
Masa hidup disebut
"Dengan hormatnya mengalu-alukan ketibaan YBhg Dato/Prof/Dr ...."
tetapi sesudah nyawa tiada lagi di badan orang akan hanya menyebut,
“Jenazah sudah sampai ..... "

BUNGA INDAH


posted by Martinelli Hashim

1 comment

Martinelli Hashim
Ini bunga yang hamba sayangi. Bunga indah yang hamba letakkan di pasu putih dan siram berhati-hati setiap hari.
Kelmarin sekuntum bunganya gugur. Hamba biarkan hingga kering.
Sang bunga seolah bercerita....
'Aku hanya akur hukum ilahi. Waktu aku cantik aku bertasbih. Bila gugur ke bumi masih bertasbih. Manusia saja yang lupa diri memuji aku bukan memuji Pencipta yang menciptakan aku."

NILAI KITA DI MATA ALLAH


posted by Martinelli Hashim

No comments



Duhai anak
Nilai kita di mata Allah terletak pada kuatnya taqwa kerana di situ penentu iman kita setinggi mana.
Nilai kita di mata manusia terletak pada indahnya akhlaq kerana di situ akan terlihat budi kita seluhur mana.
Hargai mereka yang menyayangi kita, sayangi mereka yang menyantuni kita, santuni mereka yang mendoakan kebaikan untuk kita dan doakan mereka yang pernah berjasa kepada kita.
Yang perlu dibimbangi bukan larinya kesenangan dunia atau sanjungan manusia.... Tetapi hilangnya barakah dan musnahnya kedamaian sehingga hidup tidak lagi mampu dimaknai.
Sayang,
Tidak penting hina atau mulianya kita di mata makhluk bumi asalkan kita mulia di mata makhluk langit.
Teruskan berbuat baik. Orang baik tak kan pernah rugi.
Belajarlah menjadi manusia yang insani dari siapa saja hatta dari semut-semut kecil yang tidak diindahkan manusia.